July 02, 2015

Goodbye Juni, Sesungguhnya Kamu Adalah Bulan Yang Penuh Syukur

Hello everyone.
Maaf banget ya belakangan ini saya jarang update. Bulan-bulan sebelumnya mungkin seminggu bisa tiga kali tapi sekarang bisa update sekali aja udah syukur banget. Well, ya. Saya sibuk banget belakangan ini dengan deadline-deadline saya. Upps, di postingan kali ini mungkin saya nggak akan begitu banyak mengeluh karena Alhamdulillah sejak pertengahan juni lalu sampai sekarang tiba-tiba saja banyak hal baik terjadi dalam hari-hari saya. beberapa diantaranya antara lain: Progress skripsi saya mulai bergerak lagi, Reuni & Buka bersama dadakan teman SMP, Pertama kalinya shalat di Mesjid raya sumbar, dan Buka bersama di puncak Ibis Hotel Padang hohoho. Rentetan momen pertambahan tahun yang sempurna :')

Alhamdulillah


June 24, 2015

22 Years Old



Officially a young men. So this is how it feels. wow.

Thank you very much Mom and Sist for cooking the best 22th birthday cake ever. It really looks like Harry Potter's 11th birthday cake from hugrid, eventhough not in pink cream. I seriously love that cake and I love you more.

Thanks Dear & Bear for the heartwarming morning-message and for everything. Thanks sentrumers my coolest pal. Syukron my greatest akhiy and ukhty. Thanks TRF Boys for the Bday-Bukbar. and biggest thanks to all of you, my friends, who wish and pray for me in bbm, whatsapp, twitter, facebook, Instagram and here on the blog.

I'm so sorry for all of mistakes I have done during this 21 years. Let's hope I could be a better version of me, and will always going better.
Amin

P.S.
Selamat menunaikan ibadah puasa ya teman-teman :)
Semoga Ramadhan tahun ini lebih baik daripada tahun sbeelumnya. Amiin

June 16, 2015

Sesungguhnya Aku Tengah Ragu

Halo,
Maaf baru nongol sekarang setelah seminggu penuh tidak ada kabar. Saya sedang mati-matian berjuang menyelesaikan draft proposal skr**si (you-know-what lah, tak perlu disebutkan) demi bisa tamat tahun ini. Jujur, sudah mulai jenuh dengan hal sepele ini karena entah kenapa ternyata ini bukan passion saya. Boleh jadi saya suka menulis. Tapi menulis cerita fiksi dan menulis non-fiksi atau bangsa karya tulis ilmiah lainnya ternyata sama sekali berbeda. Beda banget.

And the worst thing is... saya mulai ragu untuk meneruskan S2 ke luar negeri seperti yang saya cita-citakan dulu. Wong Skripsi aja saya udah males banget ngerjainnya. apalagi Thesis. Apalagi Disertasi. Pake bahasa inggris pula.. (Kalo jadi dapet di luar negeri). Yang kayak begitu mau jadi dosen?

NGGAK SINKRON KAN?



Atau saya jadi guru TK aja kali ya? Soalnya saya suka ngasuh, main, nge-dongeng dan nyanyi-nyanyi sama anak-anak kecil. Atau mungkin jadi penyanyi kondangan bayaran aja? Soalnya saya suka nyanyi-nyanyi kalo lagi di kamar mandi. Dan kayaknya suara saya lumayan juga buat penikmat kelas kondangan di kampung-kampung. Bengek dikit, fales dikit, terus serak-serak kelelep kalau nadanya tinggi-tinggi kayak lagu Chandelier-nya SIA. wkwkwk. Heyyy, jadi pemain film laga siluman-siluman atau dubber kartun lokal juga mungkin bisa kali ya. Suara saya aneh banget untuk ukuran cowok 21 tahun (beberapa hari lagi jadi 22. Yeay) yang wajahnya lumayan. Ehem. #LaluDigampar #LaluDilemparinTomat #LaluKetawaSetan #ApaanSihGuee

Intinya yaa, saya mulai ragu dengan cita-cita saya sendiri.

Haruskah saya tetap berjuang di jalan ini?
Haruskah saya menyerah?
Lalu mencoba jalan lain yang rasanya lebih mudah, murah dan praktis kayak sabun colek?