April 17, 2015

Syukurlah, Beliau Sekarang Baik-Baik Saja

Hello cool people.
Saya masih ingat betul bagaimana sejak beberapa bulan yang lalu orang yang paling saya sayangi di dunia ini tiba-tiba mengeluh sering sakit kepala. Terutama bagian telinga. Yep, my Mom has been sick for some months. Berikutnya malah merembet-rembet ke hidung. Perih tanpa sebab. My Dad already brought her to the THT clinic or Specialist-doctors. Kadang-kadang udah nggak ada keluhan lagi. Tapi beberapa minggu kemudian muncul lagi. Begitu terus berkali-kali. Saya juga pernah singgung sekilas di postingan ini. Dan akhirnya diketahui bahwa ada Polip yang tumbuh di saluran antara hidung dan telinga nya. Selama ini sudah diberi berbagai macam obat untuk mengempiskan atau mengecilkannya. Namun agaknya tak berhasil. Hingga akhirnya cara satu-satunya harus dilakukan : Operasi.

Kedengarannya simpel ya. Tapi bagi orang-orang yang (syukurlah) selama ini belum pernah menderita penyakit parah tentu saja ini berita yang cukup menggemparkan untuk semua anggota keluarga saya. But it must to be done. Mungkin tak dapat dijelaskan, bagaimana gugup dan cemas dan khawatir dan harap-harap cemas dan kacaunya hati dan pikiran kami sekeluarga selama berhari-hari, teruutama hari ini. Yea, the D-day was April 16



Itu adalah salah satu momen paling campur aduk yang pernah saya alami seumur hidup. Menunggu orang paling penting di dunia dari luar, sementara ia sedang berjuang antara sadar dan tidak, bertahan ketika sesuatu dalam tubuhnya disayat... hanya membayangkannya saja saya mau pingsan. Tapi syukurlah, operasinya berjalan dengan lancar. Saya tak kuasa menahan air mata saat beliau, terlelap di atas ranjangnya dengan tangan diinfus dan wajah penuh perban, keluar dari ruang operasi dan dipindahkan ke ruang rawat inap. She usually smile or laugh, in happy face. Melihatnya tak berdaya dengan wajah pucat seperti itu membuat dada saya terasa sesak. Alhamdulillah, tak berapa lama kemudian beliau sadar dan berusaha tersenyum kembali walaupun saya tahu, sebenarnya ia masih kesakitan. At least, the surgery has done. At least, she could smile. At least, she is in a better condition and I believe that she is fine now.

Rasanya seperti setengah beban hidup di kepala saya selama 21 tahun terakhir menguap ke udara dan lenyap begitu saja. Hehehe. Thank you very much to everyone who always support, pray and wish for her. and me too. I have no idea what could I do without all of you :')

April 13, 2015

Liburan (Super) Singkat

Halo teman-teman.
Well, sebenarnya sekarang saya sudah kembali sibuk dengan rutinitas harian. Tapi minggu lalu sempat melakukan perjalanan singkat ke Bukittinggi untuk sekedar relaks karena rasanya akhir-akhir ini terlalu banyak pikiran. Dan selain pantai, jalan-jalan selalu jadi pilihan saya untuk lari dari kejenuhan. And here are some nice photos from the trip...

Niatnya sih menghilangkan beban pikiran
Eh sampai sini masih ngelamun aja wkwkwkwk
Enggak ding, becanda. Ini lagi gaya-gayaan aja kok. Sok anak emo gitu :p
Well, foto-foto bisa ngilangin kejenuhan juga loh ternyata

Perginya sama anak konyol di sebelah kiri ini.
Kebetulan sama-sama mau pulang kampung (Dia ke rumah ortu nya, saya ke rumah sepupu).
Orangnya resek sih, tapi lucunya ngalahin sule wkwkwk.
One of the best pal I ever have :)

Berkali-kali dikunjungi nggak pernah ngebosenin ini tempatnya.
I love you Bukittinggi :*
(Lalu cium-cium pager Menara Jam Gadang)

Tuh kan
Lagi suka foto-foto pose melankolis gitu wkwkwk
Makasih udah fotoin ya Dirr... bakat juga lo jadi fotografer :)

     Sayangnya hari itu cuacanya kurang bagus. Kami lagi asyik-asyiknya muter-muter, beli komik conan, beli majalah, beli gelang, topi, jaket dan lain-lain tiba-tiba.... Hujan lebat!!!! Langsung neduh di warung makan pinggir jalan yang awalnya kami pikir bakal "Pasti biasa aja nggak enak-enak banget" karena ngikutin pola pikir orang Indonesia kebanyakan yang suka nilai rasa makanan dari tampak luar warung / kafe nya. Eh ternyata lumayan enak juga lho wkwk. Abis itu dia naik bus ke rumahnya saya naik bus ke rumah sepupu.

     Yaudah sih, cuman sesingkat itu liburannya. Jam 12.00 siang sampe jam 16.30 sore. Gegara hujan takut nggak dapet bus pulang. Terus nggak sempat ngambil foto banyak-banyak karena takut handphone nya basah (Btw saya lagi nabung buat beli kamera lagi. Mohon doanya biar segera kebeli yaaa hehe ^^ ). Tapi alhamdulillah lumayan mengobati kesuntukan saya. Mission 78,65% complete!


Makasih udah mampir
Maaf, belakangan ini saya suka khilaf pajang-pajang foto di blog.
Lagi kumat nih, penyakit saya. Narsisitis Kronis Stadium Empat

See you